HANKAM

Beri Arahan ke Yonarhanud 2, Pangdivif 2 Kostrad Berikan Pesan Soal Keluarga, Media Sosial dan Profesionalisme

Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun
Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun. (Foto: Dok. Penkostrad)

Jakarta, IDM – Di zaman yang semua membagikan cerita di media sosial (medsos), maka menjadi bijak dalam bermedsos adalah pilihan baik. Media sosial harus dimanfaatkan untuk hal positif.

Pesan tersebut disampaikan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun saat memberikan pengarahan di Yonarhanud 2, Malang, Senin (9/3).

“Gunakan media sosial sebagai alat komunikasi sehat, mengembangkan diri dan bukan ajang pamer berlebihan serta tidak berkomentar negatif yang dapat menimbulkan perpecahan,” kata Primadi dikutip dari rilis Kostrad, Rabu (11/3).

Baca Juga: Sebut Siaga 1 Hal Biasa, Panglima TNI Ingin Hitung Pergerakan Pasukan jika Jakarta Terjadi Sesuatu

Ia juga mengajak kepada seluruh orang tua untuk memberikan pemahaman tentang etika dan adab dalam bermedia sosial.

Selain berpesan soal media sosial, Primadi juga menanyakan soal kabar dari keluarga para prajurit.

Pertanyaan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad terdengar biasa, namun hal tersebut menjadi sangat berarti bagi deretan ibu-ibu yang tengah rindu karena suami sedang menjalankan tugas di daerah operasi berbulan-bulan.

Pertanyaan ini menjadi bentuk kepedulian pimpinan untuk mengetahui kondisi keluarga para prajuritnya.

Baca Juga: KSAL Berharap Kedatangan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Dipercepat

Pangdivif 2 Kostrad tidak lupa menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, serta semangat pengabdian prajurit kepada negara dan bangsa. Mengingatkan agar prajurit senantiasa bersyukur atas berkah rezeki.

Di akhir arahan, Primadi memberikan apresiasi atas keberhasilan prajurit dalam operasi.

“Kebersamaan adalah kekuatan utama dalam membangun satuan yang tangguh, solid, dan siap mengemban tugas negara,” kata Primadi. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.