Tiba di Semarang, KRI Banda Aceh-593 Sukses Fasilitasi Ratusan Pemudik Motor
Semarang, IDM – Sebanyak 707 pemudik beserta 261 sepeda motor yang diangkut menggunakan KRI-593 Banda Aceh dari Jakarta telah tiba di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/3).
Setelah menempuh perjalanan satu hari, kapal bersandar pada pukul 07.25 WIB di Pelabuhan Tanjung Emas. Para penumpang tersebut turun dan berkumpul di dermaga untuk kemudian dilepas Pj Sekda Kota Semarang Budi Prakoso, Danlanal Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto dan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol M. Syahduddi.
Setelah menginjakkan kaki di Semarang, para pemudik segera melanjutkan perjalanannya menuju kampung halamannya masing-masing. Pemandangan ratusan motor yang diturunkan dari lambung kapal militer ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dan TNI dalam memberikan solusi mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor yang rentan terhadap risiko kecelakaan di jalan raya.
Baca Juga: Mudik Gratis, TNI AL Berangkatkan 1.239 Pemudik ke Bangka Belitung
Program Mudik Gratis TNI AL ini merupakan bagian integral dari peran TNI Angkatan Laut dalam mendukung mobilitas masyarakat. Lebih dari itu, inisiatif ini menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan pelayanan publik dan memastikan kelancaran serta keamanan perjalanan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
KRI Banda Aceh-593 merupakan kapal jenis Landing Platform Deck (LPD) yang biasa digunakan untuk mengangkut pasukan dan peralatan perangnya. Sekitar 560 prajurit, 20 truk, 13 Tank dan 5 helikopter. Sehingga dengan kapasitas tersebut, kapal sangat mampu membawa pemudik secara aman dan nyaman selama ditangah lautan. (IDM/Septo Kun Wijaya)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































