Ratusan Prajurit Zeni Divif 2 Kostrad Diberangkatkan ke Aceh
Malang, IDM – Ratusan prajurit gabungan dari Yonzipur 5/ABW dan Yonzipur 10/JP Kostrad diberangkatkan menuju wilayah Aceh untuk membantu proses penanganan daerah terdampak bencana banjir melalui bandara Abdulrachman Saleh Malang, Jumat (19/12).
Total sebanyak 400 prajurit dikerahkan dalam misi kemanusian ini. Mereka diterbangkan menuju Surabaya, dimana seluruh personel dan peralatan berat nantinya akan diberangkatkan serentak melalui jalur laut dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menuju Lhokseumawe, Aceh, pada Minggu (21/12) malam bersama TNI AL.
Komandan Batalion Yonzipur 5/ABW, Letkol Czi Wahyu Wuhono Widhi Nugroho sebelumnya menyebut fokus utama Satgas dalam misi ini yaitu untuk membuka akses jalan dan jembatan guna memperlancar distribusi logistik di ketiga wilayah yaitu, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.
Baca Juga: KRI Brawijaya-320 Diserbu Masyarakat saat Naval Base Open Day di Koarmada II
Selain prajurit yang diberangkatkan pekan ini, juga sudah ada tim di Lhokseumawe yang saat ini sedang mempersiapkan pemasangan jembatan bailey. Dengan spesialisasi di bidang konstruksi dan penghancuran, tim satgas juga akan mengerahkan berbagai alat berat seperti ekskavator, dump truck dan dozer untuk membersihkan puing, serta membangun fasilitas sementara bagi para korban.
Misi ini di harapkan dapat meringankan beban warga Aceh dan mempercepat pemulihan aktivitas sosial ekonomi pascabencana. (IDM/Septo Kun Wijaya)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































