IN FRAME

Pertempuran Operasi Amfibi di Pantai Todak

Pertempuran Operasi Amfibi di Pantai Todak01 / 01
Pasukan Marinir melakukan pendaratan di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kep. Riau (10/04). (Foto IDM/Rayi Gigih)
GALERI · FOTO 01 / 01
Pertempuran Operasi Amfibi di Pantai Todak

Pertempuran Operasi Amfibi di Pantai Todak

Pasukan Marinir melakukan pendaratan di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kep. Riau (10/04). (Foto IDM/Rayi Gigih)

Dabo, IDM - Dalam hitungan menit ratusan personel Pasukan Pendarat Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang tergabung dalam Operasi Amfibi terlibat “perang sengit” dengan musuh yang secara illegal masuk melalui perairan Dabo Singkep Kepulauan Riau dan menguasai beberapa objek vital di daerah setempat. Sabtu (10/04/2021).

“Saya Perintahkan Daratkan Pasukan Pendarat, Saya Ulangi Daratkan Pasukan Pendarat, Tuhan Bersama Kita Menyerbu dari Laut”, pekik Panglima Komando Tugas Amfibi (Pangkogasfib), bersamaan dengan itu ratusan pasukan pendarat dan kendaraan tempur Korps Marinir dengan cepat dan gesit serta penuh percaya diri satu persatu keluar dari mulut rampa Kapal Perang untuk melaksanakan pendaratan Amfibi di pantai Todak Dabo Singkep sehingga dalam hitungan menit berhasil menumpas dan mengembalikan Pulau Dabo Singkep ke pangkuan Negara Kesatuan Republik indonesia (NKRI).

Pertempuran Operasi Amfibi di Pantai Todak
Tank Amfibi yang di awaki pasukan dari Korps Marinir, menyusuri laut sebelum melakukan pendaratan di Pantai Todak, Dabo Singkep, Kep. Riau (10/04). (Foto IDM/Rayi Gigih)

Sebelumnya terdengar beberapa kali dentuman dan tembakan bantuan dari beberapa Kapal Perang Republik Indonesia yaitu dari KRI Jhon Lie 358, KRI Teluk Ende 517, KRI Teluk Cirebon 543, KRI Teluk Sibolga 536, KRI Bung Tomo 357, KRI Tjiptadi 381, KRI Patimura 371, KRI Teuku Umar 385 serta bantuan tembakan dari atas pesawat untuk mengawal Pasukan Pendarat Korps Marinir bermanuver dari laut ke daratan memasuki wilayah pantai Todak yang sudah dikuasai musuh.

Pertempuran sengit tersebut merupakan simulasi dari Prajurit Petarung Korps Marinir yang tergabung dalam Latihan Operasi Amfibi TNI Angkatan Laut Tahun 2021 yang dipusatkan di Pantai Todak Dabo Singkep Kepulauan Riau.

Pertempuran Operasi Amfibi di Pantai Todak
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Yudo Margono S.E., M.M (tengah), didampingi oleh Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr (Han) (kiri), serta Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I), Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K. S.E., M.M. (kanan), menyaksikan secara langsung Latihan pendaratan prajurit Koprs Marinir dalam Latihan Operasi Amfibi Tahun 2021. (Foto IDM/Rayi Gigih)

Latihan Operasi Amfibi tersebut melibatkan 1200 personel, puluhan alutsista TNI AL mulai dari Kapal Perang Republik Indonesia, Pesawat Udara dan Kendaraan Tempur Korps Marinir mulai dari BTR-50 PM, Tank BMP 3F serta Perahu Karet dengan daerah latihan mulai dari Jakarta, Laut Jawa, Laut Natuna dan Pantai Todak Dabo Singkep Kepulauan Riau.

Petinggi TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M didampingi Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Suhartono, M.Tr(Han) serta Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I), Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K. S.E., M.M., menyaksikan secara langsung Latihan pendaratan prajurit Koprs Marinir dalam Latihan Operasi Amfibi Tahun 2021.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama Mabesal, Pejabat Utama Mako Kormar, Pangkotama TNI AL, Gubernur Kepulauan Riau, Wakapolda Kepulauan Riau, Wakil Bupati Lingga dan Forkopimda Kepulauan Riau serta Kabupaten Lingga. (rgp/wan)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.