Kementerian Pertahanan Luncurkan Bantuan Obat-Obatan untuk Koperasi Merah Putih
Jakarta, IDM – Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan bersama Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono melepas truk pengangkut bantuan obat-obatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (1/10). Kementerian Pertahanan melalui Lembaga Farmasi (Lafi) dari ketiga matra TNI menyerahkan 17,4 juta butir obat kepada Menteri Koperasi. Lafi TNI AD memproduksi Fimol (paracetamol), Lafi TNI AL memproduksi Ponstal (obat pereda nyeri), sementara Lafi TNI AU memproduksi Cefalaf (antibiotik).
Bantuan tersebut merupakan hasil produksi pabrik farmasi pertahanan negara yang dialokasikan khusus untuk Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih hadir sebagai gerakan nasional yang berfungsi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa dan kelurahan. Selain mengembangkan usaha ekonomi masyarakat, koperasi ini juga berperan dalam pelayanan kesehatan dasar melalui pengelolaan apotek dan klinik desa.
Baca Juga: KRI Belati-622, KCR Pertama dengan Teknologi Hybrid
Dalam penyaluran bantuan obat-obatan tersebut, Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Kesehatan, serta Badan POM akan berkoordinasi untuk memastikan distribusi berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Obat-obatan tersebut diprioritaskan bagi koperasi yang telah mengoperasikan gerai apotek dan klinik di berbagai daerah. (IDM/Faisal Ramadhan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































