AS, Jepang dan Australia akan Gelar Latihan Militer di Laut Cina Selatan

Jakarta, IDM - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), Jepang dan Australia berencana untuk menggelar latihan di Laut Cina Selatan dalam waktu dekat. Latihan itu bertujuan untuk menunjukkan kekuatan atas sikap agresif Cina yang mengklaim wilayah tersebut.
Dilansir dari AP, Senin (21/8), latihan itu akan mencakup tiga kapal induk dan helikopter dari masing-masing negara. Usai latihan, mereka akan melakukan pertemuan dengan otoritas Filipina untuk membahas situasi keamanan di kawasan.
Baca Juga: Cerita Sudiro Dapatkan Mobil Buick Rep 1 untuk Presiden Sukarno
"AS akan mengerahkan kapal induk USS America, Jepang akan mengirim kapal induk JS Izumo dan Australia mengirim HMAS Canberra. Latihan gabungan itu telah direncanakan beberapa bulan lalu," kata otoritas keamanan Filipina.
Lebih lanjut, latihan itu juga merupakan bentuk dukungan terhadap Filipina yang seringkali berselisih dengan Cina di perairan yang disengketakan. Kendati begitu, Filipina disebut tidak akan menjadi bagian dari latihan karena keterbatasan logistik militer.
Baca Juga: Tank M1A1 Abrams Akan Hadir di Indonesia Ikuti Latma Garuda Shield 2023
Sebelumnya, Filipina menyebut Kapal Perang Cina telah melakukan manuver berbahaya dan menghalangi jalur dua Kapal Penjaga Pantai MRRV-4402 dan MRRV-4403 saat sedang berpatroli di sekitar wilayah Ayungin atau lebih dikenal sebagai Second Thomas Shoal.
Second Thomas Shoal merupakan wilayah karang Filipina yang diklaim secara sepihak oleh Cina melalui ketentuan sembilan garis putus-putus atau nine dash line. Padahal, Pengadilan Arbitrase Internasional telah menetapkan pada tahun 2016 lalu, bahwa klaim Cina itu tidak sah menurut hukum internasional. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































