TNI AU Kerahkan A400-M untuk Bantuan Korban Bencana Alam Sumatera
Jakarta, IDM – Personel TNI Angkatan Udara mengangkut berbagai barang bantuan untuk korban bencana alam di Sumatera melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (28/11).
Pengiriman ini dilakukan atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto, yang sejak hari pertama bencana memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak.
Sebanyak empat pesawat TNI AU di antaranya pesawat Airbus A400 dan Hercules C-130 J diberangkatkan menuju bandara-bandara terdekat dari lokasi bencana. Rinciannya, beberapa pesawat akan menuju Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Sumatra Utara, sementara lainnya diterbangkan ke Bandara Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh dan Bandara Malikussaleh di Lhokseumawe, Aceh Utara, yang menjadi titik akses udara paling dekat dengan kawasan terdampak.
Baca Juga: Divisi Infanteri 2/Kostrad Gerak Cepat Bantu Warga di Zona Merah Erupsi Semeru
Dalam beberapa hari terakhir, arus bantuan terus mengalir melalui pesawat TNI maupun maskapai sipil. Jenis bantuan yang dikirim disesuaikan dengan kebutuhan aktual di lapangan, berdasarkan koordinasi intens antara pemerintah pusat dan para kepala daerah.
Bantuan yang diterbangkan meliputi peralatan darurat, perlengkapan evakuasi, serta kebutuhan vital lainnya untuk mendukung penanganan bencana dan percepatan pemulihan di wilayah terdampak. (IDM/Faisal Ramadhan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































