TNI AD Salurkan Bantuan Logistik dan Layanan Kesehatan untuk Korban Gempa NTT
Jakarta, IDM – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau kesiapan bantuan logistik yang akan dikirimkan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Peninjauan dilakukan di Satuan Angkutan Air (Satangair) Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (19/8). Dalam pengiriman tersebut, TNI Angkatan Darat memberangkatkan Kapal ADRI-XCII BM yang mengangkut berbagai kebutuhan darurat, termasuk dua unit ambulans dan lima unit truk, untuk mendukung proses penanganan dan pemulihan masyarakat di wilayah bencana.
Bantuan yang dikirim mencakup kebutuhan dasar, sarana penunjang pengungsian, hingga peralatan pendukung operasional di lapangan. Logistik tersebut antara lain 100 unit tandon air berkapasitas 1.100 liter, 13 set genset, 30 set tenda serbaguna, dan 900 set veldbed. Sementara untuk kebutuhan konsumsi dan perlengkapan keluarga, bantuan terdiri atas 500 kilogram gula, 4.000 botol minyak goreng, 1.140 mi instan, 1.997 susu bayi, 672 dus bubur bayi, 330 dus pembalut wanita, 710 dus popok bayi, serta 1.000 dus air minum kemasan. TNI AD juga mengirimkan 5.000 paket ransum tempur dan 28 karung pakaian layak pakai.
Baca Juga: Modernisasi C-130 Hercules Perkuat Kesiapan Armada TNI Angkatan Udara
Untuk mendukung kelancaran distribusi dan operasional di lokasi terdampak, kapal tersebut turut membawa bahan bakar berupa 15 drum Pertalite, 10 drum Pertamina Dex, dan 35 drum Bio Solar. Pengiriman ini diharapkan dapat memperkuat dukungan logistik, terutama bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses terhadap kebutuhan pokok, air bersih, listrik, serta sarana penunjang lainnya setelah bencana. Keberadaan kendaraan angkut dan ambulans juga diproyeksikan membantu mobilitas distribusi sekaligus mempercepat pelayanan kepada warga yang membutuhkan.
Selain bantuan material, Kapal ADRI-XCII BM dilengkapi fasilitas kesehatan untuk menunjang penanganan masyarakat terdampak gempa. Dukungan medis tersebut melibatkan dua dokter dan enam perawat, serta menyediakan delapan tempat tidur pasien dan 66 tempat tidur untuk pelayanan rawat jalan. Pengiriman terpadu yang menggabungkan logistik, sarana transportasi, dan layanan kesehatan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga sekaligus mendukung upaya penanganan darurat dan pemulihan di wilayah NTT yang terdampak gempa.
Hankam

Rapat DPN, Menhan Sjafrie Kumpulkan Kepala BIN, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala Staf Angkatan
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan Wakil Menteri Pertahanan RI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Panglima TNI, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) hingga tiga kepala staf angkatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (2/11). Mereka berkumpul dalam…
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































