Tingkatkan Kualifikasi Penerbang, Helikopter 412 Puspenerbal Laksanakan Latihan Terbang Malam

Jakarta, IDM – Helikopter Bell 412 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) melaksanakan latihan terbang malam hari di Banjar Kemuning, Sidoarjo, Selasa (23/4).
Komandan Skadron Udara 400 Wing Udara 2 Mayor Laut (P) Pranatha, menyampaikan penerbangan malam hari merupakan hal yang penting untuk dikuasai.
Baca Juga: Aslat KSAD Tinjau Kesiapan Pasukan Yonif Raider 500/Sikatan untuk Tugas di Daerah Operasi
"Sehingga penerbang TNI AL mampu melaksanakan misi kapan pun saat dibutuhkan," ujar Pranatha, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (24/4).

Lebih lanjut, ia menjelaskan latihan yang dilaksanakan dalam beberapa sorti ini juga melibatkan berbagai unsur mulai dari Landasan Udara TNI AL (Lanudal), tim kesehatan dan suslambangja serta personel pendukung lainnya.
"Keterlibatan unsur-unsur pendukung sebagai bentuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam keselamatan terbang dan kerja," kata Pranatha.
Baca Juga: Bentuk Opini dan Citra Positif TNI AU, Kadispenau: Lakukan Program Komunikasi yang Strategis
"Hal ini dikarenakan penerbangan malam hari berbeda dengan penerbangan di siang hari," imbuhnya.
Adapun latihan terbang malam adalah bagian dari peningkatan kualifikasi penerbang sehingga penerbang TNI AL menguasai penerbangan baik siang maupun malam. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































