Sukses Tampil di Bastille Day Prancis, Kontingen Patriot II Kembali ke Jakarta
Jakarta, IDM – Personel Kontingen Satgas Patriot II meneriakkan yel-yel kemenangan, setelah mengikuti upacara penyambutan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta (18/7/).
Kontingen tersebut merupakan gabungan prajurit TNI dari matra darat, laut, dan udara, serta para taruna dari Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL), Akademi Angkatan Udara (AAU), dan Akademi Kepolisian (Akpol).
Meskipun upacara baru digelar pukul 06.30 WIB, para personel sudah tiba di Bandara Halim sejak pukul 04.00 WIB. Mereka kembali ke tanah air seusai mewakili Indonesia dalam parade militer, pada peringatan Bastille Day di Paris, Prancis, 14 Juli 2025.
Partisipasi Kontingen Indonesia dalam Bastille Day kali ini merupakan keikutsertaan kedua dalam agenda kenegaraan internasional.
Baca Juga: Upacara Penyambutan Kedatangan Satgas Kizi TNI dari Kongo
Sebelumnya kontingen ini pernah tampil di perayaan Hari Nasional India (India National Day) di New Delhi, Januari lalu. Keikutsertaan tersebut menjadi wujud pengakuan atas peran aktif Indonesia dalam komunitas militer internasional.
Kontingen Satgas Patriot II Indonesia mencuri perhatian penonton, saat membuka parade militer Bastille Day 2025 di Place de la Concorde, Paris.
Penampilan mereka mendapat apresiasi tinggi dari publik Prancis, dan membangkitkan kebanggaan nasional masyarakat Indonesia. (IDM/Faisal Ramadhan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































