RSPPN Soedirman akan Dijadikan RS Pendidikan 7 Spesialis Dasar
Jakarta, IDM – Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman dirancang sebagai pusat layanan kesehatan modern, profesional, dan berstandar internasional bagi prajurit dan masyarakat umum. Rumah sakit itu kini telah memasuki tahap pelaksanaan menuju penguatan layanan kesehatan berstandar global, setelah sebelumnya melewati fase perencanaan dan pembangunan infrastruktur.
Beberapa program juga akan segera dijalankan antara lain, akan ada kerjasama internasional lewat jalur defense cooperation agreement dengan negara-negara besar dimana dokter-dokter dari rumah sakit tersebut bisa belajar ke rumah sakit-rumah sakit terbaik dunia di mancanegara. Sebaliknya, dokter-dokter dan perawat-perawat terbaik dari dunia bisa datang ke RSPPN Soedirman untuk bertukar pengalaman.
Baca Juga: Ragam Atraksi Warnai HUT ke-80 TNI
RSPPN Soedirman akan dijadikan Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama (RSPPU) guna memperluas akses pendidikan 7 spesialis dasar yang dibutuhkan Indonesia. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan percepatan pendidikan diperlukan karena tingkat produksi dokter spesialis tidak memenuhi kebutuhan nasional dalam 20 tahun ke depan.
Saat ini fasilitas RSPPN sudah memenuhi standar internasional, dengan gedung setinggi 28 lantai, kapasitas 1.000 tempat tidur, dan sekitar 100 ruang ICU. Rumah sakit ini telah berstatus tipe A dan menjadi rumah sakit utama di lingkungan pertahanan. (IDM/Septo Kun Wijaya)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































