Puspenerbal Mulai Geser 6 Pesawat dari Sidoarjo ke Tanjung Pinang Juni 2024

Jakarta, IDM – Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) akan melaksanakan alih bina enam unit pesawat Wing Udara 2 di Sidoarjo, Jawa Timur ke Wing Udara 1 Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, pada 5 Juni mendatang.
Hal itu diungkapkan saat rapat perencanaan alih bina pesawat yang dipimpin oleh Komandan Puspenerbal Laksamana Muda Sisyani Jaffar di Sidoarjo, Selasa (14/5). Rapat tersebut juga diikuti oleh Komandan Wing Udara 1 Kolonel Laut (P) Gugus Wahyu Setyo Utomo dan Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah.
Baca Juga: Wujud Komitmen Kerja Sama, Belanda akan Kirim Fregat Tiap Dua Tahun
"Rencana pelaksanaan alih bina akan digelar pada 5 Juni 2024 yang akan dilaksanakan di Tanjung Pinang," kata Sisyani, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal, Rabu (15/5).
Sebelumnya, Letkol Laut (P) Zulda Hendra selaku ketua panitia acara alih bina pesawat mengungkapkan enam unit pesawat yang akan dipindahkan dari Wing Udara 2 ke Wing Udara 1 terdiri dari fixed dan rotary wing.
Keenam jenis enam pesawat tersebut terdiri dari rsatu unit CN-235 MPA, dua unit Baron G-58, dua unit helikopter Panther AS-565 MBe, dan satu unit helikopter Bell-412.
Baca Juga: Prajurit Marinir Indonesia dan AS Latihan Menembak hingga Jungle Survival di Lampung
Zulda mengatakan dengan bertambahnya keenam unsur pesawat udara tersebut ke Tanjungpinang, diharapkan dapat memperkuat Wing Udara 1 dalam melaksanakan tugas operasional.
"Sehingga diperlukan kesiapan yang matang baik personel pengawak maupun shelter dan kelengkapan lainnya," kata Zulda. (at)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































