Senin, 20 Mei 2024

Prajurit Marinir Indonesia dan AS Latihan Menembak hingga Jungle Survival di Lampung

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 9 Marinir bersama Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) melaksanakan latihan menembak ofensif dan bertahan hidup di hutan (jungle survival) di Piabung, Lampung, Selasa (14/5).

Latihan tersebut merupakan rangkaian dari Cooperation Afloat Readines and Training (Carat) 2024. Prajurit marinir kedua negara juga melakukan materi latihan lainnya, seperti drill morse, menembak dengan senapan mesin serba guna (GPMG).

Baca Juga: Joint Minex Pandu, TNI AL dan Singapura Latih Kemampuan Deteksi Ranjau Laut

Kemudian, prajurit Yonif 9 Marinir dan Korps Marinir Amerika Serikat juga berlatih materi pertempuran jarak dekat (CQB) dan peperangan hutan (jungle ware fare).

Prajurit Marinir TNI AL dan AS
(Foto: Dok. Dispenal)

Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 9 Marinir Letkol (Mar) Fuzi Nugraha menyampaikan latihan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan operasional prajurit satuan operasi.

Baca Juga: Wujud Komitmen Kerja Sama, Belanda akan Kirim Fregat Tiap Dua Tahun

Prajurit Marinir TNI AL dan AS
(Foto: Dok. Dispenal)

“Lalu, juga untuk peningkatan kemampuan dalam menjawab panggilan tugas yang saat ini berkembang secara dinamis,” kata Fuzi, dikutip dari keterangan Dispenal, Rabu (15/5).

Adapun latihan bersama Carat 2024 bertujuan untuk saling bertukar ilmu pertempuran prajurit sebagai bekal melaksanakan tugas tempur yang akan dilaksanakan dalam tugas serta meningkatkan hubungan bilateral negara. (at)

BERITA TERBARU

INFRAME

Menhan Prabowo Serahkan Bantuan Bencana Alam di Sumatera Barat

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan bantuan untuk korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (16/5).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER