Presiden Jokowi Bersama Menhan Prabowo di Kalimantan Timur
Samarinda, IDM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur untuk melakukan kunjungan kerja dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Jokowi dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (24/08/21).

Setibanya di Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Kota Samarinda, Presiden bersama Menhan Prabowo disambut oleh Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, mengawali agenda kerja di Provinsi Kalimantan Timur, Presiden akan menuju SMPN 22 Kota Samarinda untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar.

Presiden akan meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar. Setelah itu, Jokowi dan rombongan akan menuju Kantor Gubernur Kalimantan Timur untuk memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kalimantan Timur. Siang hari, Jokowi akan meresmikan jalan tol Balikpapan-Samarinda ruas Balikpapan-Samboja.

Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































