Prajurit Yonif 141/AYJP Siap Dikirim ke Papua

Jakarta, IDM - Prajurit Batalyon Infanteri 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa (Yonif 141/AYJP) siap dikirim ke Papua. Hal ini terlihat saat Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 8/Garuda Cakti Letkol Inf Enrico Setiyo Nugroho melaksanakan Pemeriksaan Kesiapan Operasi (Riksiapops) Yonif 141/AYJP yang akan melaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG, bertempat Di Lapangan Yonif 141/AYJP, Karang Jaya, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Baca Juga: Kerahkan Pesawat F-16 dan F-18, TNI AU-TUDM Gelar Patroli Terkoordinasi di Perairan Selat Malaka
"Saya tekankan kepada para Danpos harus peduli kepada anggota dan keadaan tempat penugasan, Sebab, Danpos merupakan kunci dari keberhasilan tugas," kata Danbrigif dalam amanatnya seperti dikutip dari keterangan Pendam II/Sriwijaya, Sabtu, (25/5).
Lanjutnya bahwa pola tugas saat ini yaitu membuat inisiatif untuk menangani perkembangan di daerah penugasan. karena tugas Satgas adalah operasi tempur, selain itu tidak lupa tetap melaksanakan Binter (pembinaan teritorial), untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.
Baca Juga: Bahas Pesawat Rafale hingga MRTT, KSAU Pimpin Rapat Perkembangan Pengadaan Alutsista TNI AU
"Selalu waspada dan cepat beradaptasi dangan daerah tugas masing-masing, ikuti dan pelajari Bangsit (perkembangan situasi) daerah tersebut. Saya harap Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 141/AYJP bisa berjalan dengan lancar, berangkat sehat kembalipun dengan keberhasilan, dan selalu tanamkan di dalam hati dan pikiran bahwasanya sejengkal tanah di daerah penugasan tidak ada kata aman," pungkas Danbrigif. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































