HANKAM

Prabowo Singgung Situasi Global dan Pengaruhnya Terhadap RI di Hadapan 1000 Unsur Pimpinan TNI

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat acara Simposium Geopolitik & Geostrategis Global serta pengaruhnya terhadap Indonesia di Kementerian Pertahanan, Jakarta. (Foto: Tim Media Prabowo Subianto)

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membuka 'Simposium Geopolitik & Geostrategis Global serta Pengaruhnya terhadap Indonesia' di Kementerian Pertahanan, Kamis (2/10).

Prabowo mengatakan perkembangan geopolitik dan geostrategis dunia yang cepat, berpengaruh pada banyak negara dunia, termasuk Indonesia. Untuk itu, ia memandang perlu menyampaikan situasi tersebut kepada seribu unsur pimpinan TNI dari tiga matra, yakni TNI AD, TNI AL dan TNI AU.

"Ini saya pandang perlu, karena perkembangan dinamika geopolitik berkembang begitu cepat. Pengaruh di satu wilayah dunia yang kelihatannya jauh dari kita, di era sekarang pengaruhnya luar biasa pada seluruh dunia," ujar Prabowo.

Baca Juga: Pimpin Sertijab Gubernur AAU, KSAU : Didik Taruna Menjadi Perwira yang Profesional dan Berintegritas

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo pun memberi bukti nyata dampak yang dirasakan dunia akibat perang yang terjadi di Ukraina. Salah satu yang paling terasa, lanjut Prabowo, adalah meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM) dan pupuk.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat acara Simposium Geopolitik & Geostrategis Global serta pengaruhnya terhadap Indonesia di Kementerian Pertahanan, Jakarta. (Foto: Tim Media Prabowo Subianto)

"Perang di Ukraina telah membuat pupuk menjadi mahal dan langka. Kalau pupuk mahal dan langka, akan mempengaruhi produksi pangan di sebagian besar dunia. Kalau produksi pangan terpengaruh, maka akan mengakibatkan destabilisasi politik," kata Prabowo.

Selain itu, ia juga menyinggung perang yang terjadi di Gaza, Palestina. Menurutnya, situasi tersebut akan berpengaruh pada Indonesia, terlebih jika melihat kesamaan latar belakang agama masyarakat RI dan warga Gaza.

Baca Juga: Wapres, Panglima TNI Hingga Tiga Kepala Staf Inisiasi Gerakan Nasional Ketahanan Pangan

"Perang di Gaza akan berpengaruh pada kita secara langsung, atau tidak langsung. Karena hampir 90% rakyat kita adalah muslim dan kejadian yang menyangkut dunia Islam, pasti akan berpengaruh pada kondisi psikologis dan ketentraman rakyat kita," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, gambaran situasi global juga dipaparkan oleh sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju seperti Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan; Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman; Menteri KKP Sakti Wahyu Treggono; serta Chief Executive Officer E-System Solutions FZ-LLC, Habib Boukharouba.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.