HANKAM

Wapres, Panglima TNI Hingga Tiga Kepala Staf Inisiasi Gerakan Nasional Ketahanan Pangan

OMSP
Gerakan Nasional Ketahanan Pangan. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM - Wakil presiden RI (Wapres) Ma’ruf Amin, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Kapolri hingga para Kepala Staf Angkatan (KSAD, KSAL, dan KSAU) menginisiasi Gerakan Nasional Ketahanan Pangan antara lain dengan mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif.

Inisiasi ini sendiri digelar di Taman Pancasila, Desa Wanaja, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu, (1/11).

Menurut Wapres inisiasi ini merupakan jawaban dari persoalan global terkait pangan yang dihadapi oleh dunia.

Baca Juga: Instruksi Presiden, TNI Segera Siapkan Bantuan untuk Palestina

“Tentu kita tidak ingin Indonesia memiliki masalah (pangan), padahal kita punya banyak lahan. Oleh karena itu, kita ingin mengoptimalkan semua lahan, terutama lahan yang tidur, untuk dijadikan lahan produktif,” ujar Wapres.

OMSP
(Foto: Dok. Dispenad)

Lebih lanjut, Wapres menyampaikan apresiasinya kepada TNI, karena telah mengupayakan lahan-lahan tidur milik TNI untuk dijadikan lahan produktif. Hal ini menurutnya tak ubahnya sebagai wujud pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dilakukan TNI untuk kesejahteraan masyarakat.

“Seluruh Kodam sudah melakukan gerakan-gerakan, sehingga Insya Allah semua tanah yang di bawah (kepemilikan) TNI, sudah tidak ada yang menjadi lahan tidur lagi,” kata Wapres.

Baca Juga: Pimpin Sertijab Gubernur AAU, KSAU : Didik Taruna Menjadi Perwira yang Profesional dan Berintegritas

Dalam rangkaian acara kick off Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, Wapres didampingi para pejabat yang hadir, menyerahkan bantuan bibit padi, meninjau peternakan sapi, serta menebar bibit ikan di kolam.

Selain itu, ada pula acara pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba video pendek bertemakan ketahanan pangan, yang diserahkan langsung oleh Panglima TNI dan para Kepala Staf Angkatan kepada pemenang di matranya masing-masing. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.