Panglima TNI Cek Kesiapan Pasukan yang Akan Diberangkatkan ke Palestina

Jakarta, IDM – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memeriksa persiapan Satgas Brigade Komposit, pasukan yang diproyeksikan bertugas membantu warga Gaza, Palestina di Batalyon Kesehatan-1/Kostrad, Bogor, Jumat (7/6).
Mengutip Puspen TNI, Sabtu (8/6), langkah tersebut dilakukan TNI dalam rangka menindaklanjuti pernyataan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dalam agenda IISS Shangri-La Dialogue 2024, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Batalyon Arhanud 2 Kostrad Gelar Latihan Peta, Model dan Medan Tingkat Peleton
Agus sebelumnya menyatakan siap mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, Pelestina, bila Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memberi mandat. Ia menjelaskan Brigade Komposit yang diperiksanya terdiri sejumlah elemen TNI seperti batalyon kesehatan, batalyon zeni, dan batalyon perbekalan.
Selain itu, TNI juga mempersiapkan 2 unit kapal rumah sakit yang dilengkapi dengan dokter, perawat serta peralatan kesehatan, rumah sakit lapangan serta 2 unit Helikopter TNI AU untuk mengemban misi ini.
"Kapal yang disiapkan adalah KRI dr. Radjiman dan KRI dr. Soeharso, karena kedua kapal tersebut mampu memberikan perawatan bagi masyarakat yang terdampak konflik," tutur Agus.
Baca Juga: Rotasi Jabatan, KSAU Pimpin Sertijab Kadiskonsau dan Kapusbekmatau
"Sedangkan Batalyon Zeni mampu merehabilitasi konstruksi bangunan, Batalyon Perbekalan mampu membuat dapur umum dan Batalyon Suport disiapkan untuk melakukan pengamanan," sambungnya.
Lebih lanjut, Agus menerangkan pihaknya juga akan melakukan rapat koordinasi dengan kementerian terkait untuk mematangkan setiap proses menjalankan misi. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































