Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Terima Kunjungan Menteri Pertahanan Thailand
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri Pertahanan Thailand Adul Boonthumjaroen memberikan penghormatan kepada bendera Merah Putih dan bendera Thailand saat upacara penyambutan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa (4/8).
Sebelum menggelar pertemuan bilateral tertutup di Gedung Bhinneka Tunggal Ika, keduanya menyampaikan keterangan pers bersama mengenai penguatan kerja sama pertahanan Indonesia dan Thailand. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi Angkatan Darat Thailand atas penghargaan yang diberikan kepada Presiden RI Prabowo Subianto sebagai simbol eratnya hubungan kedua negara. Ia juga mengungkapkan rencana penyelenggaraan latihan bersama pasukan khusus Indonesia dan Thailand.
Baca Juga: TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Pasir Timah Ilegal, akan Dikirim ke Malaysia
Sementara itu, Menteri Pertahanan Thailand Adul Boonthumjaroen menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya selama kunjungan kerja di Jakarta pada 3–4 Agustus 2026 dan menegaskan komitmen Thailand untuk terus memperkuat kerja sama pertahanan dengan Indonesia. Usai menyampaikan keterangan pers, kedua menteri menggelar pertemuan bilateral yang membahas penguatan kerja sama strategis di bidang pertahanan.
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































