Melihat Alutsista Berbagai Negara di Pameran Indo Defence
Jakarta, IDM – Pengunjung mengamati booth yang memamerkan alutsista dari berbagai negara, saat gelaran Indo Defence 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, (12/6).
Pameran industri pertahanan terbesar di Asia Tenggara ini menampilkan berbagai produk dari dalam negeri, serta negara-negara mitra strategis Indonesia seperti Amerika Serikat, Turki, Korea Selatan, Prancis, dan Rusia.
Pameran ini menjadi ajang promosi bagi setiap perusahaan untuk memperkenalkan teknologi dan inovasi mereka ke pasar internasional, sekaligus memperluas jaringan bisnis.
Baca Juga: Aksi Denwalsus dalam Simulasi Pengamanan
Mengusung tema “Defence Partnerships for Global Peace & Stability”, Indo Defence menegaskan pentingnya kerja sama antarnegara untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas global melalui kekuatan kolektif.
Sebagai bentuk keterbukaan dan edukasi, Indo Defence juga dibuka untuk umum pada 14 Juni 2025. Masyarakat bisa melihat langsung perkembangan teknologi pertahanan dan mengenal lebih dekat peran industri ini. (IDM/Septo Kun Wijaya)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































