Marinir Jangkau Suku Pedalaman Di Kabupaten Asmat dengan Ekspedisi Sungai Pomats
Jakarta, IDM - Satgas Muara dan Perairan Korps Marinir melaksanakan ekspedisi di pedalaman Papua sejauh 180 km di aliran sungai Pomats dari Desa Batas Batu Kabupaten Nduga sampai dengan Distrik Agats Kabupaten Asmat, Papua. Kamis (20/01/2022).

Selain melaksanakan Patroli Sungai, beberapa kegiatan yang bisa dilaksanakan di antaranya pengobatan gratis, anjangsana dengan kepala suku dan tokoh masyarakat lainnya, serta membagikan bingkisan bahan makanan dan pakaian kepada masyarakat yang berada di aliran sungai Pomats.

Dengan kondisi alam yang menantang dan penuh rintangan, ditambah dengan adanya kelompok separatis bersenjata di wilayah Papua, tidak menyurutkan niat positif Prajurit Satgas Korps Marinir di bawah pimpinan Komandan Satgas Muara dan Perairan Korps Marinir, Letkol Marinir Tri Yudha Ismanto untuk membantu kesulitan warga masyarakat ataupun suku yang lokasinya sulit untuk dijangkau di pedalaman Papua.

“Patroli Sungai merupakan kegiatan rutin, dengan melihat kondisi masyarakat disepanjang sungai selama Patroli, maka direncanakan patroli dengan tujuan untuk membantu masyarakat, dengan harapan timbul kedekatan antara Prajurit Korps Marinir dengan warga setempat,” ungkap Dansatgas Satgas Muara dan Perairan Korps Marinir Letkol Marinir Tri Yudha Ismanto seperti dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Selasa (25/01).

Beberapa kampung yang dikunjungi dalam kegiatan tersebut antara lain Kampung Bu, Kampung Agani, Kampung Sa, Kampung Er, Kampung Ma, dan Kampung Mumugu. Satgas Korps Marinir juga menyempatkan menghampiri warga yang sedang mencari ikan, dengan niat membantu warga masyarakat yang sedang mengalami kesulitan di sepanjang aliran sungai Pomats.

Kepala Kampung Bu dan Agani, Bertus Tuse menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan dan bakti sosial yang dilaksanakan oleh Satgas Muara dan Perairan Korps Marinir di kampungnya merupakan yang pertama kali dilaksanakan oleh TNI, dia berharap ke depan kegiatan tersebut dapat dilaksanakan lagi.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































