Latihan Demo Udara Jelang Pelaksanaan Upacara Kehormatan Militer
Jakarta, IDM – Sejumlah pesawat tempur TNI Angkatan Udara bersiap lepas landas saat latihan demo udara jelang pelaksanaan Upacara Kesiapan Operasional dan Kehormatan Militer di Terminal Selatan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, (7/8).
Sebanyak 15 pesawat tempur yang terdiri dari F-16 Fighting Falcon dan T-50i Golden Eagle milik TNI AU disiapkan untuk tampil dalam upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Bandung pada 10 Agustus mendatang.
Sekitar 20 penerbang akan on-seat dalam 15 pesawat tempur yang akan tampil. Pesawat tempur tersebut akan take off dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju Batujajar, kemudian kembali ke Halim usai demo.
Baca Juga: Aksi Parade Roll saat Pelepasan KJK Bima Suci ASEAN Plus Cadet Sail 2025
Dalam persiapan ini, kru pesawat nampak melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari bagian bawah hingga atas pesawat sebelum mengudara di langit Jakarta. Hal ini dilakukan untuk memastikan pesawat dalam kondisi prima sebelum terbang. (IDM/Septo Kun Wijaya)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































