KSAU Tekankan Lima Program Prioritas TNI AU kepada Pasis Sekkau

Jakarta, IDM – Dinamika lingkungan strategis, ke depan akan semakin kompleks. Imbasnya, berbagai potensi ancaman muncul seperti serangan siber hingga penggunaan pesawat tanpa awak.
Untuk itu, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M. Tonny Harjono, berpesan kepada para perwira siswa untuk terus mengikuti perkembangan di tingkat global, regional, dan nasional agar bisa merespons dinamika dengan cepat.
Baca Juga: 6 Jabatan Strategis di TNI AD Berganti, Ini Daftar Lengkapnya
“Kalian harus terus mengisi diri dan meningkatkan profesionalisme,” pesan Tonny saat memberikan pembekalan kepada perwira siswa (pasis) Sekkau Angkatan ke-117 di Jakarta Timur, Kamis (11/12).
Tonny juga memaparkan lima program prioritas TNI AU, yaitu modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), validasi organisasi, pengembangan peranti lunak, penguatan sumber daya manusia serta partisipasi aktif mendukung kebijakan nasional.
Para pasis, lanjut Tonny, diharapkan dapat memahami kelima prioritas tersebut sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik dalam proses transformasi TNI Angkatan Udara.
Baca Juga: A400M TNI AU Kirim 43,5 Ton Bantuan Logistik dari Perusahaan Milik Hashim ke Sumatra
Sementara itu, terkait dengan bencana yang menimpa Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, ia menyoroti peran TNI AU dalam operasi kemanusiaan, termasuk pengerahan kemampuan mobilitas udara untuk membantu pemulihan pascabencana.
Seperti diketahui, Sekkau angkatan ke-117 diikuti 55 pasis, terdiri atas 53 Pasis TNI AU dan 2 Pasis TNI AD. (nhn)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































