HANKAM

6 Jabatan Strategis di TNI AD Berganti, Ini Daftar Lengkapnya

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (11/12). (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Sebanyak enam jabatan strategis di TNI AD berganti. Hal ini dipastikan saat Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (11/12). 

Pada kesempatan tersebut Maruli menegaskan bahwa tantangan terbesar dalam melanjutkan program kedinasan bukan terletak pada penyelesaian pekerjaan, melainkan pada kemampuan mencetak generasi pemimpin penerus. 

Baca Juga: A400M TNI AU Kirim 43,5 Ton Bantuan Logistik dari Perusahaan Milik Hashim ke Sumatra

Ia pun berharap pergantian kepemimpinan ini, mampu memperkuat kualitas kinerja satuan di seluruh jajaran, baik dalam operasi militer maupun pengabdian kepada masyarakat, serta menghasilkan pemimpin-pemimpin baru yang adaptif dan responsif terhadap dinamika tugas.

Lebih lanjut Maruli juga meminta untuk pemimpin yang baru agar melanjutkan program-program yang sudah berjalan sekaligus mengembangkan inovasi yang memberi dampak positif bagi masyarakat maupun institusi. Menurutnya, pengalaman bertugas di berbagai satuan merupakan bekal penting dalam memimpin organisasi yang lebih besar.

Baca Juga: Bakamla RI Berangkatkan KN Pulau Nipah-321 Bawa Bantuan Kemanusiaan ke Sumatra

Berikut daftar lengkap enam jabatan strategis yang diserahterimakan

1. Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Danseskoad) dari Mayjen TNI Hendy Antariksa kepada Mayjen TNI Agustinus Purboyo. 

2. Komandan Dinas Jasmani Angkatan Darat (Kadisjasad) dari Brigjen TNI Dedi Ruswandi kepada Brigjen TNI Andri Amijaya. 

3. Komandan Detasemen Markas Besar Angkatan Darat (Dandenmabesad) dari Brigjen TNI M. Aidi kepada Brigjen TNI I Made Sutia.

4. Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/BB dari Mayjen TNI Rio Firdianto, kepada Mayjen TNI Hendy Antariksa. 

5. Pangdam VI/Mlw dari Mayjen TNI Rudy Rachmat kepada Mayjen TNI Krido Pramono. 

6. Pangdam XIII/Mdk dari Mayjen TNI Suhardi kepada Mayjen TNI Mirza Agus. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.