HANKAM

KRI Frans Kaisiepo-368 Pimpin Latihan Terintegrasi Satgas PBB Lebanon

MTF UNIFIL
Latihan terintegrasi antara Satgas MTF UNIFIL bersama dengan Lebanese Armed Forces (LAF). (Foto: Dok. Dispenal)

Jakarta, IDM - KRI Frans Kaisiepo-368 yang tergabung dalam Satuan Tugas Maritime Task Force (MTF) United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), sukses memimpin latihan terintegrasi antara Satgas MTF UNIFIL bersama Lebanese Armed Forces (LAF), pekan ini di Perairan Lebanon.

Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, mengungkapkan latihan bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan operasional dan interoperabilitas dari Pusat Komando dan Kendali serta unsur udara LAF dalam rangka mendukung keberhasilan operasi keamanan maritim.

"Ini capaian penting dalam sejarah MTF, keberhasilan tersebut terselenggara melalui perencanaan komprehensif dan dikoordinir secara professional oleh Deputy MTF Commander Kolonel Laut (P) Ludfy sebagai representatif Indonesia dalam Staf MTF," ungkapnya dikutip dari keterangan Dispenal, Kamis (13/4).

Baca Juga: TNI Kerahkan 18.000 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2023

Menurutnya, latihan ini membutuhkan standar profesionalitas dan interoperabilitas yang baik. Unsur Heli Panther HS-1306 TNI AL terbang pada malam dan siang hari dalam rangka Intelligence, Surveillance, and Reconnaissance (ISR) serta menjamin keamanan Area of Maritime Operation (AMO) di Perairan Lebanon.

MTF UNIFIL
(Foto: Dok. Dispenal)

Sebelumnya, secara parsial telah dilaksanakan perencanaan matang, drill intensif terhadap personel LAF dan uji fungsi seluruh instrumen yang diperlukan.

"Hal ini wujud komitmen kita dalam melaksanakan mandat PBB terutama untuk melatih LAF sehingga dapat mengamankan wilayahnya secara mandiri," terangnya.

Baca Juga: Cina Peringatkan AS dan Filipina yang Gelar Latihan Bersama Dekat Wilayah Sengketa

Latihan terintegrasi yang melibatkan LAF Navy dan Air Force ini pertama kali dilaksanakan sejak MTF mengemban misi perdamaian dari 2006. Kepercayaan terhadap KRI Frans Kaisiepo-368 untuk memimpin latihan tersebut karena dinilai sebagai satu-satunya unsur MTF yang punya kemampuan lengkap dan andal dalam operasi heli malam maupun siang hari.

MTF Commander RADM Michael Busse memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan latihan. Menurutnya, latihan operasi keamanan aspek maritim yang professional ini sangat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan percaya diri, kesiapsiagaan operasional dan profesionalisme LAF. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.