Perairan Laut Jawa mendadak tegang saat sejumlah kapal perang TNI AL menghadapi serangan udara mendadak. Pesawat Beechcraft G-36 Bonanza milik Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) melakukan manuver "provokatif" untuk menguji kesiagaan jajaran armada tempur Komando Armada (Koarmada) II.
Karier Letkol Laut (P) Firman Cahyadi melesat cepat di tubuh TNI AL. Hanya dalam waktu empat bulan, perwira berprestasi ini dipercaya memimpin dua kapal perang, setelah sebelumnya menuntaskan pendidikan internasional bergengsi di Rusia.
KRI Frans Kaisiepo-368 dan KRI Sampari-628 melaksanakan tahap laut (sea phase) dalam latihan bersama Malindo Jaya 27AB/24 di Kinabalu, Malaysia, Sabtu (29/6).
Dua unsur kapal perang TNI AL yang tergabung dalam satgas latihan bersama Malindo Jaya 27AB/24, tiba di pangkalan angkatan laut Kota Kinabalu, Malaysia, Minggu (23/6) usai tiga hari berlayar dari Tarakan, Kalimantan Utara.
Dua kapal perang milik TNI AL yang tergabung dalam satgas latma Malindo Jaya 27AB/24 menggelar sejumlah latihan penyiapan saat berlayar dari Tarakan, Kalimantan Utara menuju Kinabalu, Malaysia, Kamis (20/6).
TNI AL mengirimkan sebanyak 220 prajurit untuk mengikuti latihan bersama Malindo Jaya 27AB/24 dengan Tentera Laut Diraja Malaysia (TLDM) di Kinabalu, Malaysia.
TNI AL berencana mengerahkan dua unsur kapal perangnya, yakni KRI Frans Kaisiepo-368 dan KRI Sampari-628 untuk mengikuti latihan bersama Malindo Jaya 27AB/24 bersama Tentera Laut Diraja Malaysia.
Usai menuntaskan misi perdamaian dunia oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon selama setahun dan kembali ke Indonesia, komandan kapal perang KRI Frans Kaisiepo-368 resmi berganti.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan harapannya kepada KRI Diponegoro-365 yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL, untuk meningkatkan prestasi lebih tinggi dari KRI Frans Kaisiepo-368.