Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali mengapresiasi tinggi kinerja Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL pascasukses menyelesaikan misi perdamaian dunia di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama 14 bulan.
Kapal KRI Frans Kaisiepo-368 bersandar di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta, setelah melaksanakan misi perdamaian dunia, Selasa (6/2).
Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV Batam menerima kedatangan KRI Frans Kaisiepo-368 yang tiba di tanah air dalam rute perjalanannya sebelum kembali ke Jakarta, Selasa (30/1).
KRI Frans Kaisiepo-368 melaksanakan peran jaga perang saat melintasi Laut Merah, Selat Bab El Mandeb, dan Teluk Aden, dari 16-19 Januari dalam pelayaran menuju ke tanah air.
KRI Frans Kaisiepo-368 yang tergabung dalam Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-N UNIFIL akan menempuh pelayaran selama 27 hari ke Indonesia, pascamenuntaskan misi sebagai pasukan pemeliharaan perdamaian di Lebanon selama setahun.
Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Laksamana Muda Retiono Kunto memimpin kegiatan verifikasi dan hand over-take over internal Troop Contributing Country (TCC) KRI Frans Kaisiepo-368 dan KRI Diponegoro-365 di Beirut, Lebanon, Selasa (9/1).
Empat kapal perang dari negara-negara sahabat mengibarkan bendera merah putih saat farewell sail pass, usai latihan manuver tingkat lanjut (advance maneuvering exercise) bersama KRI Frans Kaisiepo-368.
KRI Frans Kaisiepo-368 melaksanakan latihan bersama unsur kapal perang MTF UNIFIL serta destroyer ITS Francesco Mimbelli D-561, saat melintasi Area of Maritime Operation di Perairan Lebanon.