HANKAM

KRI Frans Kaisiepo-368 Laksanakan Peran Jaga Perang saat Melintasi Kawasan Rawan Serangan

TNI AL
KRI Frans Kaisiepo-368 melaksanakan peran jaga perang saat melintasi tiga perairan rawan, Jumat (19/1). (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM - KRI Frans Kaisiepo-368 melaksanakan peran jaga perang saat melintasi Laut Merah, Selat Bab El Mandeb, dan Teluk Aden, dari 16-19 Januari dalam pelayaran menuju ke tanah air.

Dikutip dari laman TNI AL, Sabtu (20/1), Laut Merah, Bab El Mandeb, dan Teluk Aden menjadi Area Of Interest dengan kondisi keamanan yang belum kondusif.

Selain itu, menyusul pula serangan terhadap beberapa kapal niaga yang melintas oleh kelompok Houthi dari Yaman dan eksistensi perompak dari Somalia.

Baca Juga: TNI AU Kerahkan Pesawat Hercules C-130 untuk Bantu Evakuasi Medis Masyarakat Papua

Selama peran jaga perang, KRI Frans Kaisiepo-368 melaksanakan pengawakan sensor, senjata serta komando kendali yang modern dan terintegrasi dengan tingkat kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi. Sniper dan senjata ringan juga disiagakan di beberapa titik.

TNI AL
(Foto: Dok. TNI AL)

KRI aktif menjalin komunikasi dengan kapal perang asing yang tergabung dalam Counter Piracy (CTF 151) dan Security Cooperation in Red Sea and Gulf of Aden (CTF 153), pesawat udara militer yang melintas serta kapal-kapal niaga berbendera Indonesia dengan sharing informasi dan update situasi terkini.

Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, mengatakan peran jaga perang harus dilaksanakan dengan tingkat kewaspadaan dan kesiapsiagaan tinggi dan tetap memperhatikan keamanan dan keselamatan.

Baca Juga: Gelar Initial Planning Conference, TNI AU dan TUDM Bersiap untuk Latma Elang Malindo 2024

"Gambaran taktis udara dan permukaan harus dapat dibangun secara komprehensif sebagai dasar pengambilan keputusan," ujarnya.

"Kehadiran KRI juga memberikan rasa aman bagi kapal-kapal berbendera Indonesia sekaligus meyakinkan mereka melalui The Internationally Recommended Transit Corridor (IRCT) saat melintasi Teluk Aden," imbuhnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.