Berlayar dari Lebanon, KRI Frans Kaisiepo-368 Sandar di Batam

Jakarta, IDM - Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) IV Batam menerima kedatangan KRI Frans Kaisiepo-368 yang tiba di tanah air dalam rute perjalanannya sebelum kembali ke Jakarta, Selasa (30/1).
Kedatangan KRI Frans Kaisiepo-368 disambut oleh Komandan Lantamal IV Batam Laksamana Pertama Tjatur Soniarto sebagai bentuk penghormatan setelah menunaikan misi pasukan pemeliharaan perdamaian dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL di Lebanon selama 14 bulan.
Baca Juga: 51 Rumah Sakit TNI AD Akan Terapkan SIMRS dan TTE
Tjatur menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 beserta seluruh prajurit yang telah kembali ke tanah air dengan selamat.
"Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 beserta seluruh personel yang terlibat dalam misi dan menyelesaikan mandat PBB dengan baik tanpa cacat dan tanpa kekurangan," ucapnya, dikutip dari laman TNI AL, Jumat (2/2).
Di tempat yang sama Komandan KRI Frans Kaisiepo-368 Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh juga menyampaikan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL bertugas menjaga perdamaian di dunia di bawah bendera United Nation atau PBB.
Baca Juga: KSAD: Keterlibatan TNI AD di Pemilu 2024 Sifatnya Perbantuan kepada Polri
"Menjaga stabilitas keamanan di Laut Mediterania yang merupakan posisi rawan masuknya barang-barang terlarang, terutama senjata, narkoba dan lain-lain," ujarnya.
Ia melanjutkan, keberhasilan yang diperoleh KRI Frans Kaisiepo-368 dalam misi penugasannya tidak lepas dari kerja sama, soliditas, profesionalisme, semangat, dedikasi dan loyalitas yang tinggi dari seluruh prajurit. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































