KSAL Ingin KRI Diponegoro-365 di Lebanon Lampaui Prestasi Kinerja KRI Frans Kaisiepo-368

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali menyampaikan harapannya kepada KRI Diponegoro-365 yang tergabung dalam Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O/UNIFIL, untuk meningkatkan prestasi lebih tinggi dari KRI Frans Kaisiepo-368.
Saat ini, KRI Diponegoro-365 sedang menjalani misi pemeliharaan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon selama setahun ke depan, menggantikan KRI Frans Kaisiepo-368 yang sebelumnya sebagai Satgas MTF TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL.
"Sekarang ini KRI Diponegoro-365 ada di sana dan sudah on task (bertugas). Ini meneruskan (misi), diharapkan mencapai prestasi-prestasi yang sudah dilakukan oleh KRI Frans Kaisepo-368, bahkan mungkin harusnya ditingkatkan, ya," ujar Ali di Mako Kolinlamil, Jakarta, Selasa (6/2).
Baca Juga: KSAL Apresiasi Andil Luar Biasa KRI Frans Kaisiepo-368 selama di Lebanon
KRI Frans Kaisiepo-368 beserta 119 prajurit satgas yang dipimpin Letkol Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, sandar di dermaga Kolinlamil usai berlayar dari Lebanon, sejak Kamis (11/1) lalu. Sebelum rute ke Jakarta, korvet kelas Sigma ini terlebih dahulu berlabuh di Batam, pada Selasa (30/1).
Ali mengungkapkan apresiasi yang tinggi kepada komandan dan prajurit Satgas MTF serta KRI Frans Kaisiepo-368 yang telah berhasil menyukseskan misi di Lebanon selama 14 bulan dan menoreh sejumlah prestasi membanggakan.
"Saya atas nama pribadi dan seluruh prajurit TNI AL, mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi terhadap kinerja kalian kalian yang telah memberikan kebanggaan bagi TNI, TNI AL, bangsa dan negara," ucap Ali dalam sambutannya.
Baca Juga: Pangdam IM Dapat Pujian dari Mentan, Pangdam Terbaik di Bidang Ketahanan Pangan
Ia menilai sejumlah hal yang telah dikerjakan Satgas MTF KRI Frans Kaisiepo-368 selama di Lebanon merupakan peran sebagai duta bangsa dalam mewujudkan tiga peran universal yang melekat dalam pelaksanaan tugas seluruh angkatan laut dunia, yaitu peran militer, peran penegakan hukum (constabulary), dan peran diplomasi.
"(Ketiga) itu telah kalian tunjukkan dengan penuh kebanggaan dan dedikasi yang tinggi. Sekali lagi, saya atas nama pribadi dan seluruh prajurit TNI AL mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air. Selamat bertemu dengan keluarga setelah ini, silakan diatur untuk masa cuti kalian," ujar Ali. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































