Kejuaraan Nasional Karate KASAL Cup ke-3 Tahun 2024
Jakarta, IDM - Atlet-atlet karate mendemonstrasikan keterampilan bertarung di Kejuaraan Nasional Karate Piala Kasal Cup ke-3 Tahun 2024 di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR), Jakarta Utara, Jumat, (01/03/2024).
Kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-78 Polisi Militer Angkatan Laut Tahun 2024.
Sebanyak 1.076 karateka turut ambil bagian dalam perlombaan yang berlangsung sejak 29 Februari - 2 Maret 2024 ini. Pertandingan mencakup nomor kata dan kumite, termasuk kategori open international yang diikuti 36 kontingen dari Indonesia, dan 1 dari India.
Sementara itu, kategori intern diikuti oleh 10 kontingen, dan kategori TNI/Polri diwakili 19 Kontingen.
Baca Juga: KRI Frans Kaisiepo-368 Kembali Ke Indonesia Setelah Tuntaskan Misi Perdamaian Dunia
Kejurnas Karate Cup ini diharapkan dapat mempererat tali persahabatan, membangun jaringan, serta mengokohkan solidaritas di antara anggota TNI/Polri dan seluruh karateka dari berbagai perguruan nasional.
Lebih dari itu, ajang ini juga
diharapkan bisa menjadi wadah untuk menemukan dan membentuk bakat-bakat baru dari berbagai lapisan masyarakat.
(IDM/Faisal Ramadhan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































