Kapal Perang Rusia Berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak
Surabaya, IDM – Kapal perang RFS Gromky (335) milik Angkatan Laut Rusia, bersandar di Dermaga Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, (4/11).
Kehadiran kapal perang tersebut merupakan bagian dari persiapan Latihan Bersama (Latma) ORRUDA 24. Latihan berskala internasional ini melibatkan TNI Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Laut Rusia.
Baca Juga: PT Len Pamerkan Inovasi Teknologi Pertahanan di Perayaan HUT ke-33
Sebanyak empat kapal perang jenis korvet Angkatan Laut Rusia berpartisipasi dalam latma ini, yaitu RF Rezky, RF Gromky, RF Aldar Tsydenzhapov; serta satu kapal tanker medium Pechenga. Latihan juga melibatkan satu unit helikopter dan kapal Tug Salvage Alatau.
Sedangkan TNI AL mengerahkan sejumlah alutsistanya seperti KRI I Gusti Ngurah Rai-332; KRI Frans Kaisiepo-368; serta helikopter AS 565 MBE.
Latihan ORRUDA 24 ini berfokus pada keamanan maritim, dan akan dilaksanakan dalam dua fase. Pertama fase di pelabuhan (harbour phase) dan fase di laut (sea phase).
Baca Juga: Sertijab Menteri Pertahanan dari Prabowo Subianto kepada Sjafrie Sjamsoeddin
Masih dalam agenda latma, kapal selam Angkatan Laut Rusia 8-588 Ufa juga akan berlabuh di Surabaya pada 7 November 2024.
Rangkaian kegiatannya meliputi kunjungan memorial ke Monumen Nanggala; pertemuan kehormatan (courtesy call); diskusi profesional (SMEE discussion); kegiatan olahraga; jamuan makan malam (welcome dinner), dan tur keliling kota. (IDM/Faisal Ramadhan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































