IN FRAME

Evakuasi Hari Ke-5 Sriwijaya Air SJ 182

Evakuasi Hari Ke-5 Sriwijaya Air SJ 18201 / 01
Suasana pencarian bangkai Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di sekitar KRI Rigel-933 di Perairan Jakarta. (Foto IDM/Rayi Gigih)
GALERI · FOTO 01 / 01
Evakuasi Hari Ke-5 Sriwijaya Air SJ 182

Evakuasi Hari Ke-5 Sriwijaya Air SJ 182

Suasana pencarian bangkai Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di sekitar KRI Rigel-933 di Perairan Jakarta. (Foto IDM/Rayi Gigih)

Jakarta, IDM - Para penyelam Komando Pasukan Katak (Kopaska) Koarmada I, TNI AL, terus melanjutkan pencarian korban dan Kotak Hitam atau Black Box berupa Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Perairan Kepulauan Seribu, Rabu (13/01). (rgp/wan)

Dok. Kopaska TNI AL
PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.