Dua Kapal Perang Armada I Latihan Taktis saat Operasi di Selat Singapura

Jakarta, IDM - Dua unsur kapal perang milik Komando Armada (Koarmada) I, yakni KRI Tjiptadi-381 dan KRI Bontang-907 menggelar latihan di perairan utara Nongsa, Selat Singapura, Sabtu (3/5).
Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I Kolonel Laut (P) Yoni Nova Kusumawan, mengungkapkan saat ini kedua kapal perang tersebut berada di bawah kendali operasi Badan Keamanan Laut (Bakamla).
Baca Juga: TNI Kawal Ketat Tradisi Sakral Suku Baduy di Rangkasbitung
Adapun latihan yang dilakukan KRI Tjiptadi-381 dan KRI Bontang-907 bertujuan memperkuat interoperabilitas unsur laut saat operasi.

"Kegiatan ini untuk meningkatkan kesiapsiagaan tempur, profesionalisme prajurit serta kesiapan materiil kedua kapal perang," ungkap Yoni dalam keterangannya, dikutip Senin (5/5).
Baca Juga: Hari ke-5 Pendidikan di Barak Militer, Siswa Bermasalah Alami Perubahan Positif
Latihan kedua kapal perang tersebut mencakup sejumlah serial, seperti komunikasi taktis (communication check), manuver keluar pelabuhan (leaving harbour), komunikasi isyarat visual menggunakan bendera dan lampu (flaghoist dan flashex), hingga pengisian bekal di laut (replenishment at sea).
"Latihan ini juga merupakan implementasi dari arahan Pangkoarmada I Laksamana Muda Fauzi agar setiap unsur operasional tetap menyempatkan waktu untuk berlatih di sela pelaksanaan operasi," imbuhnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































