TNI Kawal Ketat Tradisi Sakral Suku Baduy di Rangkasbitung

Jakarta, IDM – TNI dari Yonif Mekanis 318/Adhirajasa Yudha mengawal ketat jalannya tradisi sakral Suku Baduy yaitu Seba Baduy 2025. Acara ini digelar di Alun-Alun Rangkasbitung beberapa waktu lalu.
Dilansir keterangan dari Penerangan Divif (Pendivif) 1 Kostrad, Minggu (4/5) Komandan Batalyon Infanteri 318/AY, Letkol Inf Agung Ariwibowo mengatakan kehadiran prajurit tak hanya sebagai pengaman, tetapi juga sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya bangsa.
Baca Juga: Purnawirawan TNI Bertemu Prabowo: Bahas Acara Halal Bihalal
“Suatu kehormatan bagi saya dan seluruh prajurit dapat berpartisipasi dalam Seba Baduy 2025. Ini bukan sekadar pengamanan, melainkan momen berharga untuk menjalin silaturahmi dan mengenal lebih dalam kearifan lokal Suku Baduy,” ujar Agung.
Seba Baduy adalah tradisi sakral yang mencerminkan rasa syukur Suku Baduy atas hasil panen dan menjadi ajang untuk menyampaikan amanah kepada pemerintah. Ribuan warga dan wisatawan hadir menyaksikan prosesi budaya ini yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
Baca Juga: Jelang Latihan Bersama Amerika, Taifib Marinir Uji Kemampuan Terjun Bebas
Partisipasi aktif Yonif Mekanis 318/AY menunjukkan komitmen TNI dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































