IN FRAME

Arhanud 21 Pasgat Pamer Kekuatan Pertahanan Udara

Arhanud 21 Korpasgat01 / 07
(IDM/Muhammad Hidayat)
GALERI · FOTO 01 / 07
Arhanud 21 Korpasgat

Arhanud 21 Pasgat Pamer Kekuatan Pertahanan Udara

(IDM/Muhammad Hidayat)

Jakarta, IDM – Deretan alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik Arhanud 21 Korpasgat menjadi pusat perhatian dalam rangkaian Press Tour Media Dirgantara 2026 di Yogyakarta. Kegiatan statik display yang digelar di satuan tersebut menampilkan berbagai sistem pertahanan udara andalan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam melindungi objek vital strategis nasional. Mulai dari sistem rudal jarak pendek hingga menengah, radar taktis, sampai kendaraan peluncur, seluruhnya dipamerkan sebagai representasi kesiapan operasional satuan.

Dalam sesi pemaparan, para personel memberikan penjelasan teknis mengenai mekanisme kerja sistem pertahanan udara yang dioperasikan Korps Pasukan Gerak Cepat. Paparan mencakup tahapan deteksi sasaran melalui radar, proses identifikasi ancaman, hingga prosedur penindakan menggunakan sistem persenjataan yang terintegrasi. Penjelasan tersebut memberikan gambaran menyeluruh tentang bagaimana satuan pertahanan udara bekerja secara cepat, presisi, dan terkoordinasi dalam menghadapi berbagai potensi ancaman dari udara.

Baca Juga: Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer 2026

Tak hanya teori, personel Arhanud 21 Pasgat juga memperagakan simulasi kesiapsiagaan satuan. Dalam demonstrasi singkat itu terlihat koordinasi antarelemen, mulai dari operator radar, unsur komando dan pengendalian, hingga tim peluncur rudal di lapangan. Simulasi tersebut menegaskan pentingnya respons cepat dan akurat dalam sistem pertahanan udara, di mana setiap detik menjadi faktor penentu keberhasilan misi.

Melalui statik display ini, Arhanud 21 Pasgat menegaskan komitmennya menjaga kedaulatan udara Indonesia. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud transparansi informasi kepada publik mengenai modernisasi alutsista dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang terus dilakukan. Dengan penguatan sistem dan profesionalisme prajurit, satuan ini memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi dinamika ancaman udara yang semakin kompleks. (IDM/Muhammad Hidayat)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.