Apel Pengamanan VVIP Acara Pelantikan Presiden dan Wakil di Lanud Halim Perdanakusuma
Jakarta, IDM – Sejumlah personel TNI Angkatan Udara (AU) mengikuti Apel Pengamanan VVIP di Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (17/10).
Apel tersebut merupakan bagian dari persiapan pengamanan pengambilan sumpah presiden terpilih Prabowo Subianto, dan wakil presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka, yang akan berlangsung Minggu (20/10/2024).
Baca Juga: Kasad 6th Asian Taekwondo Open Championship 2024
TNI AU mengerahkan 2.254 personel serta 20 alutsista yang terdiri dari 4 pesawat tempur F-16; 8 pesawat angkut; dan 8 helikopter.
Pengamanan ini mencakup seluruh wilayah udara yang menjadi jalur penerbangan VVIP, khususnya bagi pesawat yang membawa tamu-tamu penting, termasuk kepala negara sahabat.
Dalam pelaksanaan protokol pengamanan, setiap pesawat VVIP yang membawa kepala negara sahabat akan dikawal oleh pesawat tempur dari TNI AU.
Baca Juga: Program Ciliwung Bening, TNI Jaring Enam Ribu Ton Sampah
Pesawat VVIP akan diantar hingga mendarat dengan aman, baik di Lanud Halim Perdanakusuma maupun Bandara Soekarno-Hatta.
Prosedur ini merupakan bagian dari upaya memberikan jaminan keamanan kepada para tamu negara yang hadir dalam acara pelantikan tersebut. (IDM/Faisal Ramadhan)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































