Aksi Sigap Personel TNI Amankan Perayaan Hari Buruh Internasional di Monas
Jakarta, IDM – Perayaan Hari Buruh Internasional yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jumat (1/5), diwarnai aksi sigap dari aparat keamanan.
Di tengah lautan massa yang memadati lokasi, personel TNI terlihat berjibaku memberikan pertolongan kepada para buruh yang membutuhkan bantuan.
Kepadatan massa yang luar biasa membuat sejumlah buruh jatuh pingsan akibat kelelahan dan sesak napas. Dengan penuh kesigapan, personel TNI menggendong satu per satu buruh yang lemas untuk dievakuasi ke posko kesehatan serta mobil ambulans yang telah disiagakan di titik-titik strategis.
Baca Juga: Apel Kesiapan Pengamanan Hari Buruh Internasional 2026
Suasana sempat memanas saat berlangsungnya pembagian sembako gratis. Massa yang membludak di sekitar mobil logistik memaksa prajurit TNI untuk memperketat pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya desak-desakan yang membahayakan keselamatan warga.
Selain menjaga keamanan fisik, personel TNI juga memperhatikan kenyamanan para peserta aksi di bawah terik matahari yang menyengat. Untuk mengantisipasi dampak cuaca panas, petugas menggunakan mobil pemadam untuk menyemprotkan air ke arah massa. Langkah ini disambut baik oleh para buruh sebagai upaya "pendinginan" suasana agar tetap sejuk dan terkendali. (IDM/Septo Kun Wijaya)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































