HANKAM

12 Mayjen TNI AD Tempati Jabatan Baru, Ada yang Naik Pangkat Letjen

Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo
Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo akan dimutasi menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI. (Foto: Dok. Dispenad)

Jakarta, IDM – Sebanyak 12 Mayor Jenderal (Mayjen) TNI AD akan menempati jabatan baru. Hal ini sesuai dengan mutasi terbaru yang dikeluarkan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto pada Senin (9/3) lalu.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan langkah mutasi ini dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang dinamis.

"Perlu saya sampaikan bahwa mutasi jabatan di tubuh TNI merupakan hal yang biasa, dalam rangka pembinaan karier prajurit dan kebutuhan organisasi. Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI," kata Aulia di Jakarta beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Detik-detik TNI AL Sikat Kapal BBM Ilegal di Surabaya, Negara Nyaris Rugi Miliaran

Untuk diketahui dari 12 nama jenderal ini, ada nama Mayjen TNI Deddy Suryadi yang akan naik pangkat menjadi Letnan Jenderal (Letjen). Jabatan Deddy terkena validasi organisasi.

Berikut daftar lengkap 12 Mayjen TNI AD yang dimutasi

  1. Mayjen TNI Deddy Suryadi.
    Jabatan lama: Pangdam Jaya
    Jabatan baru: Pangdam Jaya (Validasi Orgas)
  2. Mayjen TNI Lucky Avianto.
    Jabatan lama: Pangdam XXIV/MT
    Jabatan baru: Pangkogabwilhan III
  3. Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia.
    Jabatan lama: Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Ekonomi dan Kesra
    Jabatan baru: Pangdam XXIV/MT
  4. Mayjen TNI Suhardi.
    Jabatan lama: Aster Panglima TNI
    Jabatan baru: Wakaster TNI (Validasi Organisasi)
  5. Mayjen TNI Arnold Aristoteles Paplapna R.
    Jabatan lama: Tenaga Ahli Pengajar Bid. Strategi Lemhannas
    Jabatan baru: Staf Khusus Kasad (Penugasan K/L)
  6. Mayjen TNI Amrin Ibrahim.
    Jabatan lama: Pangdam XVII/Cen.
    Jabatan baru: Tenaga Ahli Pengajar Bid. Strategi Lemhannas
  7. Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang.
    Jabatan lama: Pa Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI
    Jabatan baru: Pangdam XVII/Cen
  8. Mayjen TNI Budi Hariswanto.
    Jabatan lama: Kapusziad
    Jabatan baru: Pa Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI
  9. Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo.
    Jabatan lama: Pangdam XV/Ptm
    Jabatan baru: Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI
  10. Mayjen TNI Dody Triwinarto.
    Jabatan lama: Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI
    Jabatan baru: Pangdam XV/Ptm
  11. Mayjen TNI Bima Wisnu Nugraha.
    Jabatan lama: Kapuskesad
    Jabatan baru: Staf Khusus KSAD
  12. Mayjen TNI Sunoto.
    Jabatan lama: Staf Ahli Bid. SDA dan Lingkungan Hidup BIN
    Jabatan baru: Staf Khusus KSAD (Pensiun). (rr)
PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.