1.764 ASN Resmi jadi Anggota Komponen Cadangan Gelombang I Tahun 2026
Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pengarahan kepada 1.764 peserta Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di Artha Hanggar Indonesia, Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/6).
Kedatangan Sjafrie langsung disambut gemuruh yel-yel dari para peserta Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan Aparatur Sipil Negara (Latsarmil Komcad ASN) yang telah sigap berbaris di area hanggar. Suara teriakan lantang mereka menggema, memenuhi seisi hanggar yang biasanya berfungsi sebagai tempat parkir pesawat. Mengenakan seragam loreng lengkap dengan baret cokelat, para peserta menyuguhkan penampilan yel-yel dengan penuh semangat dan dedikasi.
Mereka bergerak dengan sangat serempak mengikuti komando aba-aba. Gerakan-gerakan khas militer yang tegas dan bertenaga tersebut spontan memancing riuh tepuk tangan dari para undangan yang hadir. Usai penampilan yel-yel yang memukau, acara resmi dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara khidmat.
Baca Juga: Perkuat Kemitraan Strategis, Indonesia dan Qatar Gelar Pertemuan Bilateral di Kemhan
Dalam kesempatan tersebut, Sjafrie memberikan pengarahan mendalam kepada para peserta Latsarmil Komcad ASN mengenai pentingnya tiga pilar utama patriotisme, nasionalisme, serta profesionalisme. Ia mengingatkan bahwa masa latihan intensif para peserta akan segera berakhir, dan mereka akan segera mengemban tanggung jawab baru setelah resmi disumpah sebagai anggota Komcad.
Selain menerima pengarahan, ribuan peserta Komcad ini juga menjalani prosesi pengambilan sumpah sekaligus penetapan resmi sebagai Komponen Cadangan Gelombang Pertama Tahun 2026. Upacara sakral ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kabacadnas Kemhan), Letjen TNI Gabriel Lema. Dengan penetapan ini, para ASN terpilih tersebut kini resmi memikul peran ganda sebagai pelayan publik sekaligus pilar pendukung pertahanan negara.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.
























































































