Wakil KSAU: Logistik Menjadi Komponen Penting yang Mendukung Kekuatan dan Kesiapan Operasional

Jakarta, IDM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Andyawan Martono mengatakan, logistik merupakan salah satu komponen penting yang dapat mendukung kekuatan serta kesiapan operasional, termasuk bagi TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Hal tersebut dijelaskan Wakil KSAU dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Udara (Koorsahli KSAU) Marsda TNI M. Fadjar Sumariadji saat Focus Group Discussion (FGD) Bidang Logistik Tahun 2024 di Gedung Griya Ardhya Garini, Kamis (20/6).
Baca Juga: Cegah Judi Online, TNI Akan Monitoring Keuangan Prajurit dan Keluarga
“Logistik akan memberikan dukungan psikologis yang sangat besar bagi para prajurit di lapangan selama melaksanakan operasi militer,” imbuh Andyawan.

Kegiatan yang digelar dengan tema “Perumusan dan Penyusuan Perkiraan Logistik Dalam Rangka Perencanaan Strategis Angkatan Udara” tersebut diikuti oleh 160 peserta, di mana 130 peserta mengikuti kegiatan secara langsung, sementara 30 orang lainnya secara daring.
Sebanyak tiga narasumber dihadirkan. Mereka adalah Kasubdit Sismet Ditmat Ditjen Kuathan Kemhan RI Kolonel Laut Elektronika Ditya Fariyanto; Kasubdit Sunjaksar Ditjakstra Strahan Kemhan RI Kolonel Adm Agung Karyanto; dan Waaslog Panglima TNI Marsma TNI Herry Pinehas.
Baca Juga: Pangdam Sriwijaya: Prajurit TNI AD Jangan Jadi Backing Kegiatan Ilegal
Melalui FGD ini, Marsdya TNI Andyawan berharap TNI AU dapat menemukan formulasi yang tepat dalam permusan dan penyusuan perkiraan logistic; serta menentukan skala prioritas berdasarkan apa yang dibutuhkan dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran TNI AU. Dengan demikian, perencanaan strategis TNI AU dapat terpenuhi secara maksimal dan tepat sasaran di masa depan.
“Perkiraan logistik yang efektif dan efisien tidak hanya diperlukan untuk menjaga kesiapan pertahanan negara dalam keadaan damai, namun juga berperan dalam mengurangi risiko serta meningkatkan daya tahan selama situasi darurat perang,” pungkas Wakil KSAU. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































