Trump Tuntut Iran Tangguhkan Program Nuklir 20 Tahun

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa ia akan sepakat untuk mengakhiri konflik jika Iran menangguhkan pengembangan program nuklir selama 20 tahun.
Trump menegaskan, penangguhan itu harus "benar-benar 20 tahun". Pernyataan ini nampak menandai perubahan sikap Trump, yang berulang kali bersikeras bahwa Iran harus menghentikan program nuklir secara permanen.
Baca Juga: Xi Jinping: Pertemuan dengan Trump Meningkatkan Saling Percaya
Hal itu, ia ungkapkan di Air Force One saat hendak kembali ke AS, setelah pertemuan di Beijing dengan Presiden Cina Xi Jinping. “Dua puluh tahun sudah cukup, tetapi tingkat jaminan dari mereka tidak cukup. Dengan kata lain, itu harus benar-benar 20 tahun," kata Trump melansir Politico, Sabtu (16/5).
Lebih lanjut, ia mengaku saat melihat proposal terbaru dari Iran, ia langsung menolaknya. Kesabarannya terhadap Iran mulai habis, tanpa tanda-tanda adanya terobosan dalam perundingan tersebut.
Baca Juga: Pertemuan Trump-Xi, Bangun Hubungan Konstruktif dan Strategis
“Jika mereka memiliki nuklir dalam bentuk apa pun, saya tidak akan membaca sisanya," katanya.
Menyoroti pertemuan dengan Xi, Trump mengatakan bahwa Xi juga sepakat Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir dan harus membuka kembali Selat Hormuz, yang menyebabkan kenaikan harga minyak dunia. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































