TNI Kembali Kirim Tenaga Kesehatan untuk Misi Kemanusiaan di Gaza

Jakarta, IDM – TNI kembali mengirim tenaga kesehatan (nakes) untuk mendukung misi kemanusiaan di Gaza, Palestina. Sebanyak sembilan anggota yang bertugas berangkat menuju Abu Dhabi lewat Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (06/09).
Mengutip keterangan Puspen TNI, kesembilan nakes itu beroperasi di bawah pimpinan Mayor Ckm Leksmana Arry Chandra. Mereka akan bergabung bertugas floating hospital, milik Pemerintah Emirat Arab.
Baca Juga: Jepang: Latgabma Super Garuda Shield Jadi Solusi Konflik di Indo-Pasifik
Sebelum melepas para nakes, Kapuskes TNI, Mayjen TNI Yenny Purnama mengingatkan para personel untuk sungguh-sungguh membawa misi mulia di wilayah konflik.
"Anda semua adalah duta kemanusiaan Indonesia, kebanggaan bangsa, dan harapan bagi saudara-saudara kita di Palestina," kata Yenny.
"Tetaplah profesional, disiplin, dan berikan yang terbaik. Semoga tugas ini menjadi ladang ibadah dan kebanggaan kita semua," sambung dia.
Baca Juga: Intip Kehebatan Tank Harimau di Latihan Yonkav 13/Satya Lembuswana
Adapun kedatangan kesembilan nakes akan memperkuat 25 personel TNI yang sudah lebih dulu berada di Gaza, Palestina.
Keberangkatan nakes gelombang kedua sekaligus menjadi bukti nyata dukungan TNI dan Pemerintah Indonesia dalam misi kemanusiaan. Langkah ini juga menunjukkan solidaritas dan komitmen mendukung perdamaian dan kesejahteraan bagi warga terdampak konflik. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































