HANKAM

TNI AU dan US PACAF Gelar FPC Jelang Latma Cope West 2024, Ini yang Dibahas

Lanud Abdulrachman Saleh
Pimpinan delegasi TNI AU, Komandan Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh, Kolonel Pnb Taufik Andriadi dalam FPC Latma Cope West 2024. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) dan United State of Pacific Air Force (US PACAF) menggelar Final Planning Conference (FPC) di Gedung Binayudha, Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Selasa (16/4).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu bentuk persiapan menjelang latihan bersama (Latma) angkatan udara kedua negara dengan sandi ‘Cope West MAF 2024’ dan bakal digelar di Lanud Abdulrachman Saleh Malang.

Latma Cope West bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme para personel serta mempererat hubungan pertahanan yang telah terjalin dengan sangat baik di antara kedua negara.

Baca Juga: Pangkoarmada I Pimpin Pergantian 3 Jabatan Komandan Komando Pelaksana

Pada kesempatan pertemuan itu, delegasi TNI AU dipimpin oleh Komandan Wing Udara 2 Lanud Abdulrachman Saleh, Kolonel Pnb Taufik Andriadi beserta lima personel lainnya yaitu Pabandya Renlat/Lat Sopsau Letkol Pas Tobing; Danskadron Udara 32 Wing 2 Lanud Abd. Saleh Letkol Pnb Fandi Abdilah Pulungan; Kafaslat Wing 2 Letkol Pnb Heru Wardhana; Kasibaseops Disops Lanud Abd. Saleh Letkol Pnb Ebor Subarkat; serta Kaurintelud Intel Lanud Abd. Saleh Mayor Sus Bagus Dian Mahardika.

Lanud Abdulrachman Saleh
TNI AU dan US PACAF menggelar Final Planning Conference (FPC) jelang Latma Cope West 2024. (Foto: Dok. tni-au.mil.id)

Sementara itu, Kirk Robert Hummel bertindak sebagai pimpinan delegasi US PACAF dengan sejumlah anggota lainnya yakni James Lynn Traywick; Jonathan Bernard Bell; Sr. Captain Louren Ellis Casulli; Master Sergeant Michael John DeMik; Master Sergeant Donald Zachariah Nolen; Capt. Keenan Allen; Maj. Geoffrey Fransworth; dan Elly Kurniawati.

Baca Juga: Kala Prajurit TNI AD Ajarkan Warga Buat Kue Bolu

Kedua delegasi membahas sejumlah persiapan jelang Latma Cope West 2024 dalam Final Planning Conference kali ini, mulai dari manuver lapangan hingga dukungan logistik yang dibutuhkan selama latihan.

“FPC dilaksanakan untuk mempersiapkan kegiatan manuver lapangan, mempertajam kesiapan tempat, skenario, dukungan adminstrasi dan logistik yang akan digunakan untuk kelancaran pelaksanaan latihan bersama tersebut,” tulis TNI AU dikutip dari laman resminya, Kamis (18/4).

Dalam latihan Cope West tahun ini, TNI AU rencananya akan mengerahkan unsur alutsista berupa pesawat C-130 Hercules; personel Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat); serta unsur pendukung lainnya. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.