Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo meninjau kesiapan sejumlah satuan kerja di Lanud Abdulrachman Saleh, Kamis (8/10). Peninjauan itu meliputi Satuan Pemeliharaan (Sathar) 32, Skadron Udara 4, 21, dan 31, serta site plan Skadron 33.
TNI menambah pasukan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan 200 personel dari Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 534/VD.
Komitmen TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam mendukung program ketahanan pangan nasional diwujudkan melalui pendampingan komoditas tebu di lahan seluas 236.048 hektare. Melalui pendampingan tersebut, TNI AU berpotensi menyumbang produksi tebu sebanyak 18,386 juta ton tebu atau setara 1,36 juta ton gula. Jumlah tersebut mencerminkan sekitar 45,05 persen dari target produksi gula nasional.
TNI Angkatan Udara (TNI AU) mematangkan rencana pelaksanaan panen raya tebu serentak di sejumlah satuan pada Juli 2026. Lanud Abdulrachman Saleh, Malang diproyeksikan sebagai pusat kegiatan tersebut.
Kepala Staf Komando Daerah TNI AU (Kaskodau) II, Marsma TNI Hermawan Widhianto bersama Danlanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara menyaksikan Latihan Kesiagaan I Kodau II Sikatan Daya, pada Rabu (3/6).
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago menegaskan kekuatan udara tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat utama sistem persenjataan (alutsista), tetapi juga oleh disiplin personel dalam setiap tahapan tugas.
TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat Casa NC-212 milik Skadron Udara 4 Pangkalan TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh untuk modifikasi cuaca di langit sekitar Jakarta.
Grup 1 Angkut menggelar Latihan Survival Dasar Bima Sakti XVLI A yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan operasional awak pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) agar andal dan profesional dalam menghadapi beragam tantangan tugas.