Pangkoopsudnas Tinjau Kesiapan Sejumlah Satuan di Lanud Abdulrachman Saleh, termasuk Site Plan Skadron 33

Jakarta, IDM – Panglima Komando Operasi Udara Nasional (Pangkoopsudnas) Marsdya TNI Minggit Tribowo meninjau kesiapan sejumlah satuan kerja di Lanud Abdulrachman Saleh, Kamis (8/10). Peninjauan itu meliputi Satuan Pemeliharaan (Sathar) 32, Skadron Udara 4, 21, dan 31, serta site plan Skadron 33.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja (kunker) Pangkoopsudnas di Malang. Dalam kesempatan yang sama, Marsdya Minggit juga memberikan pengarahan kepada prajurit TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang bertugas di Lanud Abdulrachman Saleh.
Baca Juga: 1.509 Kadet Unhan akan Ajarkan Kedisiplinan dan Bela Negara di 181 Sekolah Rakyat
Dalam arahannya, Minggit mengapresiasi profesionalisme, dedikasi, serta disiplin mereka dalam menjalankan tugas. Ia juga mengajak seluruh personel untuk mendukung pelaksanaan lima program prioritas Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M. Tonny Harjono.
Kelima program tersebut meliputi modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam), validasi organisasi, peningkatan kesiapan sumber daya manusia (SDM), penyempurnaan doktrin, serta dukungan terhadap program nasional pemerintah.

“Saya mengajak seluruh prajurit, mari kita sukseskan lima prioritas yang menjadi atensi KSAU. Selain itu, yang menjadi perhatian kita adalah generative safety culture dan pola pembinaan personel yang baik. Setiap airmen harus selalu alert dan mempersiapkan diri dengan baik dalam pelaksanaan tugas,” ujar Minggit, dikutip dari siaran pers Penerangan Koopsudnas, Jumat (9/10).
Baca Juga: Di Hadapan para Pemred, KSAD Ungkap TNI AD Bangun 4.477 Jembatan dan Ribuan Titik Air
Selain meninjau kesiapan satuan dan memberikan pengarahan, Pangkoopsudnas juga mengunjungi fasilitas pengolahan sampah (MOTAH) serta green house yang dikembangkan di Lanud Abdulrachman Saleh.
Pemanfaatan lahan melalui pengembangan green house diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong kemandirian pangan di lingkungan pangkalan. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari dukungan Lanud Abdulrachman Saleh terhadap program ketahanan pangan nasional.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































