Tambah Pasukan, 200 Personel Yonif TP Bertolak ke Kalbar Bantu Penanganan Karhutla

Jakarta, IDM – TNI menambah pasukan untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dengan 200 personel dari Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 534/VD.
Para personel diberangkatkan menggunakan pesawat Hercules TNI AU A-1344 dan Boeing 737 TNI AU A-7308 dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Senin (24/8) malam.
Baca Juga: Siap Mendarat di Garibaldi, Pilot TNI AU dan AD Latihan di Juanda
“Penambahan kekuatan ini difokuskan untuk mendukung upaya pemadaman dan penanganan dampak karhutla, termasuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran dan asap,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Muhammad Nas dalam keterangannya, Selasa (25/8).

Kehadiran personel di lapangan diharapkan mempercepat penanganan sekaligus mendukung langkah-langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
Baca Juga: Bantu Penanganan Karhutla, A400M TNI AU Angkut Pompa Air hingga Masker ke Kalimantan
Dalam pelaksanaannya, personel TNI akan bersinergi dengan unsur terkait untuk mengoptimalkan penanganan karhutla secara terpadu.
Sebelumnya, 220 personel Yonif TP 538/Prabu Tawang Alun Banyuwangi juga telah bertolak ke Kalbar. Para personel diberangkatkan menggunakan pesawat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara melalui Apron Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (23/8).
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































