HANKAM

TNI AU Siapkan Panen Raya Tebu Serentak di Sejumlah Satuan pada Juli 2026

Rapat Koordinasi Panen Raya Tebu TNI AU
Rapat Koordinasi Panen Raya Tebu TNI AU 2026 yang dipimpin Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) mematangkan rencana pelaksanaan panen raya tebu serentak di sejumlah satuan pada Juli 2026. Lanud Abdulrachman Saleh, Malang diproyeksikan sebagai pusat kegiatan tersebut.

Persiapan kegiatan panen raya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakil KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi di Mabesau, Jakarta, Rabu (3/6).

Baca Juga: Dankodiklatau Tinjau Metode Pendidikan RAAF untuk Perkuat Pembinaan Pendidikan TNI AU

“Panen raya tebu menjadi wujud nyata dukungan TNI AU terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan,” ungkap Marsdya TNI Tedi dikutip dari siaran pers Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau), Sabtu (6/6).

Tebu menjadi salah satu komoditas yang dikembangkan di sejumlah satuan TNI Angkatan Udara lantaran memiliki nilai ekonomi serta manfaat turunan yang luas, baik untuk sektor pangan maupun energi. “Selain sebagai bahan baku gula, tebu juga dapat diolah menjadi etanol, pupuk organik, biofuel, serta berbagai produk turunan untuk kebutuhan industri pangan dan energi,” imbuh Tedi.

Baca Juga: Bicara Pertahanan Laut, Seskoal Gandeng Lembaga Kajian Maritim Australia

Sejalan dengan dukungan TNI AU terhadap program prioitas nasional, Wakil KSAU berpesan agar seluruh jajaran satuan dapat senantiasa bersinergi dengan petani serta industri sehingga program dapat berjalan dengan optimal.

Menurutnya, kerja sama tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar satuan TNI Angkatan Udara.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.