HANKAM

Antisipasi Hujan Ekstrem Jakarta, TNI AU Kerahkan Pesawat Casa NC-212 untuk Modifikasi Cuaca

pesawat Casa
TNI AU mengerahkan pesawat Casa untuk modifikasi cuaca. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM - TNI Angkatan Udara mengerahkan pesawat Casa NC-212 milik Skadron Udara 4 Pangkalan TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh untuk modifikasi cuaca di langit sekitar Jakarta.

Operasi modifikasi cuaca bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta yang mengerahkan pesawat Grand Caravan PK-JVH.

Baca Juga: TNI AL Bedah Tantangan Laut Global di Singapura, Ini Poin Pentingnya

Modifikasi cuaca itu dilaksanakan pada Kamis (22/1), dalam rangka mengendalikan
pertumbuhan awan hujan yang berpotensi memicu hujan ekstrem di wilayah Jakarta.

Setiap penerbangan membawa 800-1.000 kilogram bahan semai berupa kalsium oksida (CaO) dan natrium klorida (NaCI) yang disebarkan ke awan sasaran.

Pesawat Casa TNI AU melakukan tiga kali penerbangan sepanjang hari. Penyemaian dilakukan di beberapa area, meliputi perairan utara Jakarta, wilayah udara Bogor dan Banten, serta perairan Selat Sunda.

Baca Juga: Prajurit TNI AD Pindah Satuan tapi Belum Lapor, Ini Risikonya

Mengutip siaran pers Pusat Penerangan TNI, Sabtu (24/1), proses penyemaian berlangsung di ketinggian 6.000 hingga 11.000 kaki dengan sasaran awan cumulus dan stratocumulus yang bergerak menuju wilayah Jakarta.

Langkah ini menjadi bagian dari mitigasi dampak cuaca ekstrem yang dalam beberapa pekan terakhir meningkatkan risiko genangan dan banjir di sejumlah titik. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.