HANKAM

TNI AU Bakal Tempatkan Rafale di Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin

Pesawat tempur Rafale
Pesawat tempur Rafale milik Angkatan Udara Prancis saat Misi Pegase di Indonesia. (IDM/Muhamad Hidayat)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara (TNI AU) berencana untuk menempatkan pesawat tempur terbaru, Rafale, di Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Rencana tersebut disampaikan Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris dalam Upacara Tradisi Pelepasan Pesawat Hawk 109/209 di apron base operations Lanud Roesmin Nurjadin, Rabu (7/1).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) Marsda TNI Djoko Hadipurwanto selaku inspektur upacara.

Baca Juga: TNI Siapkan Satgas Patriot III untuk Tampil di Pakistan Day

"Ke depan, Skadron Udara 12 akan diperkuat dengan kehadiran pesawat tempur Rafale yang direncanakan tiba pada akhir Januari 2026, sebagai bagian dari modernisasi alutsista untuk semakin meningkatkan daya tangkal dan kesiapsiagaan TNI Angkatan Udara," ujar Marsma TNI Abdul Haris dikutip dari unggahan instagram @lanud_roesmin_nurjadin, Kamis (8/1).

Sebelumnya, Skadron Udara 12 merupakan home base pesawat tempur Hawk 109/209. Menjelang kedatangan Rafale, TNI AU kemudian memindahkan operasional tiga pesawat Hawk ke Skadron Udara 1 Lanud Supadio, Pontianak.

Pesawat tempur Rafale
Pesawat tempur Rafale dengan nomor registrasi T-0301 yang akan memperkuat kemampuan tempur TNI Angkatan Udara. (Foto: Dok. Dispenau)

"Pesawat Hawk 109/209 telah menjadi bagian penting perjalanan tugas Skadron Udara 12, baik dalam menjaga kesiapsiagaan pertahanan udara maupun pembinaan kemampuan tempur penerbang. Jejak pengabdiannya di Bumi Lancang Kuning akan selalu menjadi catatan sejarah satuan," tegas Pangkoopsau.

TNI Angkatan Udara dijadwalkan menerima tiga pesawat tempur Rafale batch pertama yang akan diterbangkan langsung dari Prancis ke Indonesia pada Januari 2026.

Baca Juga: TNI AU Rumuskan Langkah Strategis Pemenuhan Penerbang dan Dokter Spesialis

Sebelumnya, TNI AU, yang diwakili oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi, telah melakukan acceptance ceremony Rafale di fasilitas produksi Dassault Aviation, Merignac, Bordeaux, pada 28 November 2025.

Adapun tiga Rafale yang diserahkan pihak Dassault Aviation kepada TNI AU memiliki nomor registrasi T-0301, T-0302, dan T-0303.

Kehadiran tiga pesawat Rafale pada awal tahun 2026 merupakan realisasi dari kontrak pengadaan 42 pesawat yang ditandatangani oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI and Dassault Aviation pada Februari 2022. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.